
Marseille –
Olympique Marseille tidak jadi merekrut Paul Pogba di bursa transfer Januari. Ada isu kalau pelatih Roberto De Zerbi takut ruang ganti terganggu karena kehadiran Pogba.
Pogba saat ini berstatus tanpa klub setelah kontraknya diputus Juventus beberapa bulan lalu. Ini berkaitan dengan kasus doping yang membuat Pogba diskorsing 18 bulan.
Pogba diperkirakan bisa bermain lagi bulan depan. Lebih dari dua tahun tidak bermain membuat Pogba butuh klub yang bisa memberikannya tempat untuk mengembalikan performa.
Salah satu yang tertarik adalah Marseille yang sempat ingin menggaetnya di bursa transfer Januari lalu. Marseille ingin memperkuat lini tengahnya demi bersaing dengan Paris Saint-Germain dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Namun, impian Pogba sirna karena Marseille memilih meminjam Ismail Bennacer dari AC Milan. Ada isu bahwa De Zerbi khawatir kalau kehadiran Pogba bisa merusak keharmonisan ruang ganti.
Dengan status Pogba sebagai bintang, dikhawatirkan bakal menimbulkan kecemburuan dengan pemain lain jika dia direkrut dengan situasi saat ini. Tapi, De Zerbi membantah keras.
Menurutnya ada berbagai alasan mengapa Marseille memilih Bennacer ketimbang Pogba, salah satunya karena memang pemain Prancis itu belum bisa dimainkan langsung. Sementara, Marseille butuh sosok pemain tengah yang siap sedia.
“Tidak ada satupun yang bisa mengganggu keharmonisan ruang ganti – tidak ada satu pun yang bisa merusak itu selama saya pelatihnya. Itu tidak jadi masalah,” ujar De Zerbi di Daily Mail.
“Pogba memang pemain hebat, tapi Anda harus paham bahwa kami baru bisa memainkannya ketika dia sudah siap, baik secara peran dan posisi di tim. Saya senang jika ada banyak pemain bintang di tim ini. Tapi, tidak seperti itu kondisinya.”
“Kami sudah melakukan evaluasi menyeluruh dan mungkin akan berubah ke depannya, tapi untuk saat ini ada beberapa alasan mengapa kami tidak merekrut Pogba di Januari.”
(mrp/nds)